Syaikh Abu Bakar al Husainiy al Quro’isy al Baghdadiy, Amirul
Mukminin Daulah Islam Iraq dan Syam dikabarkan terluka terkena tembakan ketika
pertempuran sengit melawan tentara Syiah Iraq pecah di dekat kota Fallujah,
Provinsi al Anbar, Iraq.
Informasi itu disebarkan oleh sumber-sumber Intelijen Iraq, Selasa (4/2) yang dihimpun oleh situs-situs berita Iraq. Dan hingga kini masih menjadi perbincangan hangat di jejaring sosial Twitter.
“Pemimpin Daulah Islam, Syaikh al Baghdadiy dilaporkan terluka serius di bagian kakinya setelah baku tembak sengit, seperti laporan sumber militer Iraq,” kata Danielle Raineri, jurnalis Il Foglio.
“Tentara Iraq melancarkan serangan ambush terhadap kendaraan yang dikendarai Syaikh al Baghdadiy di wilayah Babyl, selatan Baghdad, pada tanggal 2 Februari malam hari,” imbuhnya.
Informasi itu disebarkan oleh sumber-sumber Intelijen Iraq, Selasa (4/2) yang dihimpun oleh situs-situs berita Iraq. Dan hingga kini masih menjadi perbincangan hangat di jejaring sosial Twitter.
“Pemimpin Daulah Islam, Syaikh al Baghdadiy dilaporkan terluka serius di bagian kakinya setelah baku tembak sengit, seperti laporan sumber militer Iraq,” kata Danielle Raineri, jurnalis Il Foglio.
“Tentara Iraq melancarkan serangan ambush terhadap kendaraan yang dikendarai Syaikh al Baghdadiy di wilayah Babyl, selatan Baghdad, pada tanggal 2 Februari malam hari,” imbuhnya.
Danielle menambahkan,
sebanyak 3 orang pengawal Syaikh al Baghdadiy ikut tertembak dan gugur syahid.
Belum ada penjelelasan atau keterangan resmi dari Daulah Islam terkait kebenaran tersebut. Berita masih sebatas muncul di berita-berita lokal Iraq yang selama ini menjadi corong propaganda rezim Syiah memanipulasi berita dan menutupi realita.
Pasca dideklarasikannya Daulah Islam Iraq dan Syam, banyak info yang beredar bahwa Syaikh Abu Bakar al Baghdadiy berpindah dari Suriah menuju Iraq. Bahkan beredar detil posisinya di beberapa kota.
Namun kabar yang masyhur, Amirul Mukminin tetap bertahan di Iraq. Meski kondisi Iraq tidaklah lebih aman daripada di Suriah, dimana ia menjadi buruan nomor satu Rezim Syiah Safawi.
Terakhir kali, militer Syiah Iraq melakukan percobaan pembunuhan terhadapnya di sebuah rumah di Rutbah, al Anbar pada 21 Desember. Namun ketika militer akan membekuknya, di dalam rumah sudha menanti jebakan booby trap bom ukuran besar, yang berhasil menewaskan puluhan komandan dan petinggi militer penting Iraq. (Sumber : shoutussalam/arkan/dbs)
Belum ada penjelelasan atau keterangan resmi dari Daulah Islam terkait kebenaran tersebut. Berita masih sebatas muncul di berita-berita lokal Iraq yang selama ini menjadi corong propaganda rezim Syiah memanipulasi berita dan menutupi realita.
Pasca dideklarasikannya Daulah Islam Iraq dan Syam, banyak info yang beredar bahwa Syaikh Abu Bakar al Baghdadiy berpindah dari Suriah menuju Iraq. Bahkan beredar detil posisinya di beberapa kota.
Namun kabar yang masyhur, Amirul Mukminin tetap bertahan di Iraq. Meski kondisi Iraq tidaklah lebih aman daripada di Suriah, dimana ia menjadi buruan nomor satu Rezim Syiah Safawi.
Terakhir kali, militer Syiah Iraq melakukan percobaan pembunuhan terhadapnya di sebuah rumah di Rutbah, al Anbar pada 21 Desember. Namun ketika militer akan membekuknya, di dalam rumah sudha menanti jebakan booby trap bom ukuran besar, yang berhasil menewaskan puluhan komandan dan petinggi militer penting Iraq. (Sumber : shoutussalam/arkan/dbs)

0 komentar
Posting Komentar